Tepat pukul 07.50 acara inti dimulai. Dipandu oleh dua moderator yang terlebih dahulu memaparkan visi, misi,dan program kerja unggulan.Acara dihadiri oleh Bapak Mohammad Maksun yang menjabat sebagai komisioner KPU Komisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM.selaku Wakil dari KPU. Dalam sambutannya beliau memparkan azas pemilu yaitu Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil. Beliau berpesan dalam memprosikan dan menghimpun suara, tim sukses calon harus mempromosikan kelebihannya. boleh dibesar-besarkan namun tidak menyampaikan kekurangan atau kelemahan calon lain. Hal itulah yang disebut kampanye. Lebih lanjut beliau menyampaikan pemilih harus memilih yang baik, mengenal , dan harus melihat latar belakangnya dengan melihat visi , misi dan programnya. Mengadopsi debat paslon seperti halnya calon presiden dan wakil presiden, tiap pasangan calon menyampaikan visi, misi serta motto masing-masing.
 (2).jpg?1759586258)
Tak ketinggalan tiga Paslon harus menjawab pertanyaan dari dari Paslon lain, audiens serta wakil dari Tim Tatib, BK, dan guru. Model debat yang diberlakukan adalah debat formal dengan aturan yang ketat. Visi ke depan diharapkan melalui debat Paslon calon Ketua dan Wakil OSIM ini akan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam berpikir kritis serta memiliki dan dapat mengembangkan kemampuan berbicara di depan publik dengan komunikasi yang efektif.
Sesi terakhir adalah jargon untuk closing statement agar para pemilih dapat lebih memantapkan pilihannya pada hari pemilihan yang akan datang. (wiedheri)